![]() |
Sumber gambar: Saydha.wordpress.com |
Sesungguhnya mudah bagi seseorang meninggalkan dosa-dosa besar, namun
ada beberapa dosa yang bersifat halus dan tersembunyi sehingga tidak
disadari seseorang, atau kalau pun yang bersangkutan menyadarinya tetap
saja sulit baginya untuk membuangnya. Sebagai contoh, demam typhus yang
merupakan penyakit berat yang diikuti demam tinggi, bisa segera diobati
dengan obat yang tepat, tetapi tuberkulosa yang bekerja diam-diam tak
terlihat malah lebih sulit pengobatannya.
Begitu juga dengan dosa-dosa halus yang tersembunyi dengan akibat
manusia bersangkutan tidak bisa mencapai derajat keruhanian yang luhur.
Bentuknya adalah dosa-dosa akhlak yang menimbulkan gangguan dalam
kehidupan sosial. Perbedaan sedikit saja dalam status sosial telah
menimbulkan kedengkian, kebencian, kecemburuan, kemunafikan dan
ketakaburan dimana seseorang lalu memandang rendah saudaranya. Kalau ada
seseorang yang melakukan shalat secara patut selama beberapa hari dan
orang-orang memujinya karena itu, ia lalu menjadi korban kesombongan dan
rasa harga diri tinggi sehingga kehilangan ketulusan yang sebenarnya
menjadi tujuan pokok daripada peribadatan.